Resensi Buku Bicara Itu Ada Seninya | Belajar Seni Mempengaruhi Audiens dengan Kata-Kata
Bicara Itu Ada Seninya merupakan salah satu buku best seller yang perlu dimiliki oleh siapa saja, terutama bagi mereka yang bekerja dibidang penyiaran, marketing, pengajar, dosen dan orang introvert yang mengalami masalah dalam berkomunikasi.
Info Buku
Berikut informasi detail dari buku Bicara Itu Ada Seninya:
| Judul | : Bicara Itu Ada Seninya (The Secret Habits To Master Your Art Of Speaking) |
| Penulis | : Oh Su Hyang (2016) |
| Deskripsi | : Rahasia Untuk Menguasai Seni Komunikasi Yang Efektif |
| Penerbit | : Bhuana Ilmu Populer (2018) |
| Jenis Buku | : Non Fiksi / Pengembangan Diri |
| Tebal Buku | : 238 Halaman. |
Tentang Penulis
Penulis buku ini bernama Oh Su Hyang, dia adalah seorang perempuan hebat yang berprofesi sebagai dosen dan pakar komunikasi terkenal di Korea Selatan. Dengan pengalaman akademis dan praktisnya, ia menghadirkan panduan yang komprehensif tentang bagaimana berbicara secara efektif, memikat audiens dan membangun kepercayaan melalui kata-kata.
Daftar Isi
Buku Bicara Itu Ada Seninya (The Secret Habits To Master Your Art of Speaking) terdiri dari 5 bab pembahasan yaitu:
1. Bab I - Perbedaan Juara 1 dan 2 Terletak pada Ucapannya
2. Bab II - Pintar Mendengar, Pandai Berbicara
3. Bab III - Ucapan yang Membuat Lawan Bicara Mendengarkan Kita
4. Bab IV - Beratnya Ucapan Ditentukan oleh Dalamnya Isi
5. Bab V - Suara Bagus Bukan Bawaan dari Lahir
Sinopsis
1. Bab I - Perbedaan Juara 1 dan 2 Terletak pada Ucapannya
Membahas tentang bagaimana cara membangun keberanian dan memikat pendengar melalui komunikasi karena ucapan dapat menentukan kesan pertama dan mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
2. Bab II - Pintar Mendengar, Pandai Berbicara
Rumus dasar komunikasi, sebelum menjadi pembicara yang hebat, kita harus bisa menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu. Dengan mendengarkan kita bisa lebih memahami konteks untuk menyampaikan pertanyaan, pujian ataupun reaksi kepada lawan bicara
3. Bab III - Ucapan yang Membuat Lawan Bicara Mendengarkan Kita
Kekuatan repetisi dapat membangun keakraban yang dapat mengubah calon pembeli menjadi pembeli dan berbicara bisnis sekali, dua kali tidaklah sama dengan berbicara bisnis puluhan kali.
4. Bab IV - Beratnya Ucapan Ditentukan oleh Dalamnya Isi
10 aturan dalam komunikasi dan salah satunya adalah berbicaralah untuk hal-hal yang menyenangkan dan bukan untuk hal-hal yang menyebalkan karena 30 detik di bibir sama dengan 30 tahun di hati. Sepatah kata yang kita ucapkan bisa mengubah kehidupan seseorang.
5. Bab V - Suara Bagus Bukan Bawaan dari Lahir
Mengolah suara melalui latihan vokal dapat menghasilkan suara yang jernih, bergema, punya artikulasi yang tepat dan nafas yang tenang. Dengan suara, kita bisa menarik perhatian orang dan mencairkan hati lawan bicara yang keras seperti es sekalipun.
Kelebihan
Ada beberapa hal yang menjadi kelebihan dari buku bicara itu ada seninya :
- Buku ini adalah salah satu buku best seller yang ditulis oleh seorang pakar komunikasi terkenal di Korea
- Menyingkap rahasia bagaimana caranya untuk berkomunikasi, bernegosiasi dan berdebat secara efektif
- Sangat membantu untuk kegiatan komunikasi, interview, presentasi, storytelling, marketing, negosiasi, debat dan pidato
- Buku ini ditujukan untuk siapa saja yang ingin memperbaiki kemampuan bicaranya mulai dari kalangan usia remaja sampai dewasa
- Sangat diperlukan bagi para introvert, pelajar, guru, dosen, pekerja kantor, marketing, penyiar radio, penyiar berita dan pebisnis
- Cara penyampaian bahasanya mudah dipahami oleh pembaca.
Kekurangan
Yang menjadi kekurangan dari buku bicara itu ada seninya adalah:
- Teori tidak disertai gambar ilustrasi pendukung di dalamnya
- Karena buku ini adalah terjemahan dari bahasa Korea jadi ada beberapa istilah dan nama tokoh yang kurang familiar bagi orang Indonesia
- Beberapa judul dan isi pembahasan ada yang kurang relevan.
Kesimpulan
Bicara Itu Ada Seninya adalah panduan praktis untuk menguasai seni berbicara yang efektif dan memikat pendengar. Buku ini menyajikan strategi untuk mengubah kata-kata menjadi peluang dan pengaruh positif dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Dengan memperbaiki kemampuan komunikasi, pembaca dapat meningkatkan rasa percaya diri dan memaksimalkan potensi diri.
Rating
⭐⭐⭐⭐⭐ (5/5)
Saya sangat merekomendasikan buku ini untuk orang-orang yang pemalu, kurang percaya diri dan kaum introvert yang sering bingung harus memulai percakapan dari mana. Buku ini menegaskan bahwa kemampuan berbicara bukanlah bakat bawaan, melainkan keterampilan yang bisa diasah dengan latihan dan kesadaran diri.