Manfaat dan Efek Samping Teh Hijau Buat Kesehatan

Teh hijau (Camellia Sinensis) adalah salah satu minuman herbal yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu terutama di Asia seperti Tiongkok dan Jepang. Popularitasnya semakin meningkat karena berbagai penelitian modern yang membuktikan bahwa teh hijau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berbeda dengan teh hitam, teh hijau tidak melalui proses fermentasi sehingga kandungan zat antioksidan didalamnya tetap tinggi, inilah yang membuat teh hijau menjadi minuman istimewa.


Manfaat Teh Hijau

Teh hijau memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan kecantikan, misalnya seperti :

  • Memperlambat Penuaan Sel
    Teh hijau kaya akan senyawa antioksidan Epigallocatechin Gallate (EGCG) yang dapat membantu melawan radikal bebas, memperlambat penuaan sel dan mencegah kerusakan pada sel tubuh

  • Meningkatkan Fungsi Otak
    Teh hijau mengandung zat kafein meskipun jumlahnya jauh lebih ringan dibandingkan dengan kopi. Kafein dapat meningkatkan fungsi otak dan konsentrasi tanpa membuat jantung berdebar berlebihan

  • Menurunkan Berat Badan
    Teh hijau dapat meningkatkan proses metabolisme dan mempercepat pembakaran lemak serta mengurangi nafsu makan sehingga teh hijau sering digunakan dalam program diet

  • Menyehatkan Jantung
    Antioksidan dalam teh hijau dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu, teh hijau juga dapat memperbaiki elastisitas pembuluh darah sehingga mengurangi risiko penyakit jantung

  • Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2
    Teh hijau dapat membantu tubuh menggunakan insulin lebih efektif, mengurangi lonjakan kadar gula darah setelah makan dan menimbulkan rasa kenyang lebih lama

  • Mendukung Kesehatan Hati
    Kandungan antioksidan EGCG dalam teh hijau terbukti dapat membantu melindungi sel-sel hati dari kerusakan karena lemak berlebih, racun dan alkohol

  • Melindungi Otak dari Penyakit Neurodegeneratif
    Polifenol yang tinggi dalam teh hijau dapat melindungi sel otak, menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer dan parkinson serta merangsang pertumbuhan sel otak baru

  • Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
    Teh hijau mengandung senyawa aktif bernama katekin yang bersifat antibakteri dan antivirus. Katekin akan membantu tubuh melawan bakteri jahat dan virus penyebab penyakit

  • Menjaga Kesehatan Kulit
    Antioksidan pada teh hijau diketahui jauh lebih kuat dari vitamin C dan vitamin E dalam melawan radikal bebas dan membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dini pada kulit

  • Menenangkan pikiran
    Teh hijau mengandung asam amino L-theanine yang dapat membantu mengurangi kecemasan, stres dan menenangkan pikiran sehingga kualitas tidur bisa lebih baik, nyenyak dan lebih rileks

  • Menghambat pertumbuhan sel kanker
    Senyawa polifenol dalam teh hijau dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel serta mematikan sel-sel abnormal di dalam tubuh.

Efek Samping Teh Hijau

Berikut ini ada 7 efek samping yang dapat terjadi jika kamu mengonsumsi teh hijau dalam jumlah berlebih :

  • Gangguan Tidur (Insomnia)
    Teh hijau mengandung zat kafein yang dapat menghambat kinerja adenosin (molekul yang bertugas untuk mengirimkan sinyal tidur di otak). Saat adenosin terganggu maka tubuh tidak bisa menerima sinyal kantuk sehingga sistem saraf otak menjadi tetap aktif dan terjaga. Kondisi inilah yang menyebabkan kenapa kamu menjadi sulit tidur setelah minum teh hijau di malam hari

  • Sakit Kepala
    Kafein dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi) di sistem saraf pusat dan membuat aliran darah ke otak jadi terganggu sehingga menimbulkan sakit kepala atau migrain

  • Jantung Berdebar
    Karena kafein membuat pembuluh darah menyempit dan aliran darah menjadi terganggu maka jantung harus bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh dengan cara berkontraksi lebih kuat dan lebih cepat, inilah yang menyebabkan kenapa kamu merasa jantung berdebar setelah mengonsumsi teh hijau

  • Menaikkan/Menurunkan Tekanan Darah
    Bagi penderita hipertensi, hindari mengonsumsi teh hijau secara berlebihan karena kandungan kafein di dalam teh hijau dapat menaikkan tekanan darah. Begitu juga dengan penderita hipotensi, jangan mengonsumsi teh hijau yang terlalu pekat karena kandungan polifenol di dalam teh hijau dapat menurunkan tekanan darah

  • Meningkatkan Asam Lambung
    Teh hijau punya 2 bahan kandungan yang bisa mengganggu kesehatan lambung yaitu kafein dan tanin. Kafein dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan dan tanin dapat mengiritasi lapisan mukosa lambung. Kombinasi kedua zat tersebut dapat memicu timbulnya rasa mual, perih dan kembung, jadi tidak disarankan bagi penderita maag atau GERD untuk mengonsumsi teh hijau di saat perut sedang kosong

  • Gangguan Penyerapan Zat Besi
    Teh hijau mengandung tanin (polifenol jenis katekin) yang sifat gugus molekulnya dapat mengikat zat besi. Di usus halus, zat besi yang seharusnya diserap oleh tubuh justru malah ditarik oleh tanin dan ikut terbuang melalui feses. Akibatnya, tubuh jadi kekurangan zat besi dan dapat memicu risiko anemia

  • Kerusakan Hati
    Mengonsumsi ekstrak teh hijau dosis tinggi (dalam bentuk pil pelangsing) bisa menyebabkan masalah hati pada sebagian orang karena antioksidan yang berlebihan dapat merusak sel hat

Agar tetap aman, sebaiknya konsumsi teh hijau dalam jumlah yang wajar yaitu sekitar 2–3 cangkir per hari.


Next Page ▶

Postingan populer dari blog ini

5 Jenis Tes Gula Darah untuk Mendeteksi Diabetes Secara Akurat

Resensi Buku Atomic Habits | Cara Mudah Membangun Kebiasaan Baik

Resensi Buku The Alpha Girl's Guide | Panduan Menjadi Alpha Female Sejati